Tampilkan postingan dengan label tiket kereta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tiket kereta. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Agustus 2018

Jateng Fair 2018 Kembali Digelar, Manfaatkan Peluang untuk Gaet Konsumen

0

Pagelaran Jateng Fair kembali digelar. Untuk tahun 2018 ini, acara tahunan dalam rangka menyambut hari jadi Provinsi Jawa tengah tersebut akan berlangsung dari tanggal 17 Agustus hingga 9 September 2018 di kawasan PRPP, Tawangsari, Semarang. Jateng Fair 2018 akan mengambil tema "Magical Dieng". Dilansir dari Tribun Jateng, Direktur PT. PRPP Titah Listiorini mengungkapkan bahwa Jateng Fair 2018 ini nantinya akan berlatarkan Dataran Tinggi Dieng sebagai salah satu kawasan wisata unggulan dari Wonosobo dan Banjarnegara, berikut sejumlah pertunjukan seni dan kuliner khas Dieng, termasuk video mapping berisikan pemandangan Dieng yang memesona.

Jateng Fair 2018 akan semakin meriah dengan kehadiran karakter animasi ikonik dari negeri Sakura Jepang, yakni Doraemon dan Nobita. Tidak main-main, pihak Jateng Fair langsung menghubungi manajemen Doraemon guna mendatangkan dua sahabat tersebut.

Dengan mengusung konsep magnificient, insightful, dan entertaining, Jateng Fair 2018 akan memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung dalam menikmati sajian produk-produk unggulan daerah, mulai dari pariwisata, kuliner, hingga kerajinan tangan, tidak hanya dari Dieng, namun juga dari 35 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

Gelaran Jateng Fair 2018 juga akan diisi oleh penampilan dari musisi-musisi terkemuka tanah air seperti Via Vallen, Nicky Astria, Shaggy Dog, dan masih banyak yang lainnya. Dengan tiket masuk Rp 15 ribu untuk weekday dan Rp 20 ribu untuk weekend, PT. PRPP menargetkan jumlah pengunjung mencapai angka 500 ribu orang dan transaksi hingga Rp 200 miliar.

Manfaatkan Momen Jateng Fair 2018 untuk Gaet Konsumen

Semarak Jateng Fair 2018 tentu saja menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mereka hadir di festival tahunan tersebut. Tidak hanya masyarakat Jateng sendiri, namun juga masyarakat dari luar Jateng bahkan luar negeri. Nah, momen jateng Fair 2018 ini tentu saja bisa Anda manfaatkan untuk meraup keuntungan. Anda bisa menginformasikan kepada pelanggan Anda seputar ajang Jateng Fair 2018, baik secara langsung melalui telepon dan email, atau bisa melalui media sosial jika Anda punya akun media sosial untuk bisnis travel Anda. Setelah itu, tawarkan baik tiket pesawat, kereta, dan hotel selama di Semarang.

Silahkan cek portal id.via.com karena seperti biasa, via.com Indonesia menyediakan tiket pesawat, kereta, dan kamar hotel termasuk juga di Semarang. Nikmati juga promo-promo menariknya serta ekstra komisi.

Selamat bertransaksi!


Senin, 25 Juni 2018

Tren Wisata Halal Meningkat, Ini Dia 3 Kriteria Untuk Optimalkan Peluangnya!

0

Wisata Halal via Cheria Travel
Dua bulan lalu, tepatnya 11 April 2018, MasterCard Crescent Rating yang merupakan lembaga pemberi rating untuk wisata muslim dunia merilis hasil Global Muslim Travel Index (GMTI). Hasilnya, Malaysia kembali terpilih sebagai destinasi wisata halal nomor 1 di dunia. Dengan pencapaian ini, maka Negeri Jiran secara sukses mampu mempertahankan predikat tersebut selama 8 tahun berturut-turut. Sedangkan Indonesia, negara dengan jumlah warga muslim terbesar di dunia, bercokol di posisi ke-2 bersama Uni Emirat Arab. Peringkat Indonesia ini sendiri sejatinya mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2017 ibu pertiwi berada di posisi 3. Meskipun masih kalah dari negeri tetangga, pencapaian ini tentu saja menjadi kabar baik. Jika saja Pemerintah semakin serius dalam mengembangkan wisata halal ini, bukan tidak mungkin di waktu mendatang Indonesia bisa menjadi 'raja' wisata halal dunia dan mematahkan dominasi Malaysia.

Berbicara tentang wisata halal, konsep seperti ini seakan terus membuktikan jika memang prospeknya sangat positif bagi kemajuan pariwisata suatu negara, dan tak lupa para pelaku bisnis pariwisata tentunya. Studi terbaru GMTI, sebagaimana dikutip dari situs CNN Indonesia, memaparkan bahwasanya pasar wisata halal diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga 220 Milyar Dolar AS dengan jumlah wisatawan mencapai angka 158 juta orang di tahun 2020. Sebagai catatan, masih dikutip dari sumber yang sama, jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke destinasi wisata halal (salah satunya Indonesia) pada tahun 2017 menembus 131 juta wisatawan. Sejumlah faktor menjadi kunci dari terus berkembangnya wisata halal. Sebagaimana diungkapkan oleh situs Hipwee, faktor-faktor tersebut meliputi: Meningkatnya populasi warga muslim dunia (utamanya yang berusia muda atau disebut sebagai kaum Milenial) dan jumlah pendapatan yang semakin tinggi. Hal ini senada dengan hasil riset GMTI yang menyebut jika pertumbuhan populasi muslim, bertambahnya masyarakat kelas menengah, mudahnya akses informasi pariwisata, dan banyaknya fasilitas wisata ramah muslim menjadi pemicu laris manisnya pasar wisata halal di dunia, demikian dikutip dari CNN Indonesia.

Jika sudah seperti ini, kiranya sangat tepat untuk Anda para pegiat bisnis tour & travel mulai menyasar wisata halal untuk meraup keuntungan. Mayoritas warga Indonesia yang adalah muslim tentunya semakin membuat pasar ini kian menjanjikan. Meskipun perlu diingat, wisata halal bukanlah wisata segmented yang hanya dikhususkan untuk seorang muslim. Tentu saja, warga non-muslim tetap bisa jadi target Anda dalam memasarkan wisata halal ini.

Sama halnya seperti jenis-jenis wisata reguler, wisata halal pun memiliki sejumlah kriteria yang harus Anda perhatikan agar bisa berjalan lancar dan benar-benar memberikan keuntungan bagi bisnis travel Anda. Lalu, bagaimana kriteria wisata halal yang ideal tersebut? Berikut ini adalah kriteria wisata halal ideal menurut GMTI sebagaimana dikutip dari DetikTravel:

1) Destinasi

Wisata Halal via Video Blocks
Tentu saja destinasi menempati posisi ke-1 dari daftar kriteria wisata halal. Hal ini tidak hanya berlaku untuk wisata halal saja, namun juga wisata reguler. Destinasi adalah poin utama yang dilihat oleh para wisatawan ketika hendak melakukan perjalanan wisata. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk pintar-pintar memilah destinasi halal kepada konsumen. Dalam GMTI 2018, MasterCard Crescent Rating merilis daftar negara-negara terbaik untuk wisata halal. Negara-negara tersebut dikelompokkan ke dalam dua kategori, yakni negara yang merupakan anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan  negara non-OKI. Dengan total jumlah negara adalah 18, Malaysia, Indonesia, UAE, Turki, Arab Saudi (negara anggota OKI), serta Singapura, Thailand, juga Jepang (negara non-OKI) tentunya jadi pilihan destinasi yang potensial untuk mendatangkan keuntungan. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa kepopuleran negara-negara tersebut membuat persaingan diantara pebisnis travel menjadi ketat. Ada baiknya jika Anda juga mempertimbangkan untuk menawarkan negara-negara lainnya yang masuk kedalam daftar wisata halal terbaik versi GMTI ini semisal Oman, Maroko, Kuwait, Taiwan, Afrika Selatan, dan Australia. Toh, negara-negara tersebut juga punya pesona yang tidak kalah bagusnya disamping ramah terhadap muslim pastinya.

2) Fasilitas

Wisata Halal via Signetring
Fasilitas menjadi kriteria ke-2 bagi sebuah wisata halal menurut riset GMTI. Dalam hal ini, tentu saja terkait dengan segala bentuk sarana & prasarana untuk menunjang kegiatan para wisatawan, utamanya wisatawan muslim, yakni masjid, restoran yang bersertifikasi halal, dan tempat penginapan dengan konsep syariah. Ketika Anda membuka paket perjalanan wisata halal, pastikan konsumen Anda akan dengan mudah menemukan fasilitas-fasilitas tersebut di negara tujuan wisata. Pun jangan ketinggalan, fasilitas transportasi yang akan digunakan selama perjalanan wisata haruslah yang memadai, baik dari akses, kenyamanan, dan keamanannya.

3) Marketing & Awareness

Wisata Halal via Webstark Media
Itinerary sudah siap, pun demikian dengan promo tiket pesawat. Kini saatnya Anda untuk meyakinkan konsumen agar memilih Anda untuk 'mengantarkan' mereka ke tempat wisata halal yang diinginkan. Rilis penawaran Anda dengan memanfaatkan berbagai medium semisal sosial media. Ingat, tidak hanya soal paket wisata halal itu sendiri, namun ada kalanya Anda membuat konten-konten informatif yang membahas seluk-beluk mengenai wisata halal. Hal ini secara tidak langsung akan memperlihatkan bagaimana Anda punya pengetahuan yang baik mengenai wisata halal, sehingga konsumen akan semakin yakin dan percaya kepada bisnis Anda ketika mereka hendak melakukan perjalanan wisata halal.
Selain itu, tantangan yang kiranya harus Anda pecahkan adalah anggapan bahwasanya destinasi-destinasi wisata seperti Indonesia maupun negara-negara di Timur Tengah sudah pasti ramah terhadap wisatawan muslim, sehingga mereka cenderung mengabaikan konsep wisata halal itu sendiri. Tak salah memang. Toh sebagai negara dengan mayoritas penduduknya muslim, tak akan sulit untuk menemukan sarana & prasarana sebagaimana telah disebutkan di poin ke-2 diatas (re: Fasilitas). Akan tetapi, perlu diingat bahwasanya wisata halal punya semacam standarisasi. Nah, disinilah tugas Anda untuk menginformasikannya kepada konsumen. Caranya? Seperti yang sudah disebutkan diatas, jangan hanya mempromosikan paket wisata halal di sosial media, tetapi juga informasi mengenai standar wisata halal tersebut. Dengan begitu, konsumen akan bisa lebih memahami apa yang menjadi pembeda dari wisata halal dengan wisata reguler sehingga mereka tidak akan segan lagi untuk menikmati wisata dengan konsep ini.

via.com sebagai agen travel online menyediakan segala produk untuk menunjang kebutuhan travel, termasuk travelling atau berwisata halal. Tersedia berbagai tiket pesawat, kereta, dan kamar hotel untuk menunjang Anda maupun konsumen Anda selama berada di destinasi wisata. Dengan harga yang bersaing dan komisi yang berlimpah, dapatkan keuntungan dari bisnis wisata halal Anda.


Pesan Tiket Sekarang

Kamis, 10 September 2015

Via.com Indonesia Miliki Jaringan 13.000 Agen Yang Tersebar di 500 Kota di Indonesia

0


Salah satu bukti bahwa sebuah bisnis keagenan tour & travel mampu bersaing dan berkembang hingga memberikan keuntungan adalah jumlah agennya yang tersebar dalam sebuah negara. Walau terhitung baru masuk ke Indonesia pada tahun 2011 lalu, Via.com hingga saat ini sudah memiliki sekitar 13 ribu agen yang tersebar di lebih dari 500 kota di seluruh Indonesia.

Dian Marifat selaku Business Development Manager Travel Via.com menyatakan bahwa di Indonesia, usaha tour & travel berpotensi tumbuh besar seiring dengan peningkatan pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot oleh pemerintah. “Via sendiri berasal dari India, dan sebelum masuk Indonesia, Via.com sudah melihat besarnya potensi yang Indonesia miliki, apalagi melihat jaringan transportasi seperti bus dan kereta yang berlimpah, belum lagi rencana pembangunan bandara di berbagai kota,” jelasnya.

Tak ayal peluang bisnis agen travel ini semakin menjanjikan karena menyajikan beragam kebutuhan perjalanan dan penginapan dalam satu layanan. “Via.com memiliki produk travel terlengkap dibandingkan para pesaingnya dimana saat ini Via.com telah didukung oleh 12 maskapai domestik, 900 maskapai internasional, lebih dari 500ribu jaringan hotel dalam dan luar negeri, paket liburan,  Kereta Api, dan juga menyediakan layanan pembelian pulsa,” Jelas Dian.

Belum selesai sampai disitu, peluang bisnis tour & travel itu juga sudah merambah pemesanan tiket bus P.O Kramat Djati, dan Railink kereta bandara Kualanamu Medan, Sumatra Utara. Bagi travel agent, dengan bekerja sama bersama Via maka akan memperluas pangsa pasarnya karena mereka bisa melayani  para pengguna transportasi darat bus antar kota antar provinsi dan calon penumpang pesawat yang akan berangkat melalui bandara Kualanamu.

Bagi masyarakat juga tentunya semakin dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan akan transportasi karena mereka tak perlu repot lagi untuk memesan tiket bus dan railink secara konvensional, karena keduanya juga sudah bisa dipesan secara online.

Selain memiliki jaringan lokal yang kuat, Via.com Indonesia juga memiliki jaringan kuat di dunia internasional. Dengan jaringan keagenan terbesar di Asia serta didukung oleh 900 maskapai dunia, berbisnis dengan Via.com tentunya menyimpan potensi keuntungan yang tidaklah sedikit.

“Via.com juga telah didukung oleh 900 maskapai internasional bahkan kita bisa issued tiket untuk perjalanan luar negeri atau disebut Soto Sector (Sell Out Travel Outside) dimana fitur tersebut adalah keunikan tersendiri dari Via.com Indonesia.

Dengan adanya fitur tersebut memudahkan agent untuk memesan tiket maskapai LCC luar negeri yang tidak dimiliki oleh travel lainnya. Misalnya jika ada saudara yang ingin pergi dari Washington ke Dallas, agen Via.com dapat issued tiketnya dari Indonesia. Sehingga bisa dibilang  dengan Via.com batasan negara bukan hambatan lagi,” Jelas Dian.

Dengan segala keunggulan produk dan layanan yang prima tentunya tidak dipungkiri Via.com Indonesia bisa memiliki jaringan agent yang banyak di Indonesia.  Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi bagian kesuksesan dan ingin mencoba membuka usaha bisnis silahkan mendaftar secara online dengan mengunjungi situs id.via.com.


Pendaftaran yang dilakukan tidaklah dipungut biaya alias gratis dan tidak ada biaya tahunan, bulanan maupun harian. Untuk mengaktifkan akun, Anda hanya cukup memiliki deposit minimal senilai Rp 1 juta yang langsung bisa digunakan untuk bertransaksi seluruh produk travel Via.com secara online. Kunjungi id.via.com atau hubungi customer care Via.com di nomor (021) 29 222 333 ext 8 untuk info tentang Via.com selengkapnya.  

< /div>