Tampilkan postingan dengan label kamar hotel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kamar hotel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Agustus 2018

Semarak HUT RI, Tawarkan Promo Spesial Ini ke Konsumen

1


Sumber: Google

Bangsa Indonesia kembali merayakan Hari Kemerdekaan. Kali ini, sang Ibu Pertiwi memasuki usia yang ke-73. Seperti biasa, tidak hanya ragam festival dan perlombaan guna menyemarakkan 17-an, berbagai promo belanja, mulai dari pusat perbelanjaan hingga e-commerce turut serta memeriahkan pesta kemerdekaan.

Via.com juga tidak ketinggalan untuk ikut menyemarakkan pesta kemerdekaan RI tahun ini dengan menghadirkan berbagai promo menarik untuk Anda para Mitra Via. Ini tentu saja bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan transaksi penjualan produk travel dengan pelanggan setia. Berikut ini beberapa promo menarik yang bisa Anda tawarkan ke konsumen:

1. Promo Hotel Spesial Asian Games 2018

HUT RI kali ini terasa spesial karena berbarengan dengan digelarnya pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Nah, Anda sebagai agen travel tentu saja bisa memanfaatkan antusiasme warga dari luar Jakarta & Palembang bahkan mancanegara untuk mendukung atlet idola mereka bertanding dengan menawarkan akomodasi hotel di kota Jakarta maupun Palembang. Tersedia berbagai pilihan hotel terbaik di Jakarta dan Palembang dengan harga menarik.

2. 1 Hari Seru di Bandung, Bali, dan Yogyakarta

Selain menonton pertandingan berbagai cabang olahraga, momen Asian Games biasanya juga dimanfaatkan para wisatawan untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Indonesia. Anda bisa coba menawarkan promo paket wisata "1 Hari Seru di Bandung, Bali, dan Yogyakarta" yang akan mengajak konsumen Anda untuk menghabiskan seharian penuh di ketiga kota tersebut dengan sejumlah kegiatan bertemakan budaya dari masing-masing daerah, seperti kelas membatik, kelas memasak, hingga jelajah alam.

3. Promo Citilink Diskon 5%

Sebagai maskapai Low Cost Carrier (LCC), Citilink menjadi salah satu maskapai favorit para wisatawan untuk bepergian. Dengan adanya promo diskon tiket pesawat Citilink sebesar 5% plus ekstra komisi 5%, hal ini tentu saja bisa jadi ladang Anda untuk meraup keuntungan lebih di momen-momen libur kemerdekaan dan gelaran Asian Games 2018.

Selain ketiga promo di atas, masih banyak lagi tawaran menarik yang bisa Anda berikan kepada pelanggan setia berkenaan dengan momen Hari Kemerdekaan RI ke-73. Cek portal id.via.com sekarang juga untuk detail promo dan reservasi.

Merdeka!
 

Senin, 25 Juni 2018

Tren Wisata Halal Meningkat, Ini Dia 3 Kriteria Untuk Optimalkan Peluangnya!

0

Wisata Halal via Cheria Travel
Dua bulan lalu, tepatnya 11 April 2018, MasterCard Crescent Rating yang merupakan lembaga pemberi rating untuk wisata muslim dunia merilis hasil Global Muslim Travel Index (GMTI). Hasilnya, Malaysia kembali terpilih sebagai destinasi wisata halal nomor 1 di dunia. Dengan pencapaian ini, maka Negeri Jiran secara sukses mampu mempertahankan predikat tersebut selama 8 tahun berturut-turut. Sedangkan Indonesia, negara dengan jumlah warga muslim terbesar di dunia, bercokol di posisi ke-2 bersama Uni Emirat Arab. Peringkat Indonesia ini sendiri sejatinya mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2017 ibu pertiwi berada di posisi 3. Meskipun masih kalah dari negeri tetangga, pencapaian ini tentu saja menjadi kabar baik. Jika saja Pemerintah semakin serius dalam mengembangkan wisata halal ini, bukan tidak mungkin di waktu mendatang Indonesia bisa menjadi 'raja' wisata halal dunia dan mematahkan dominasi Malaysia.

Berbicara tentang wisata halal, konsep seperti ini seakan terus membuktikan jika memang prospeknya sangat positif bagi kemajuan pariwisata suatu negara, dan tak lupa para pelaku bisnis pariwisata tentunya. Studi terbaru GMTI, sebagaimana dikutip dari situs CNN Indonesia, memaparkan bahwasanya pasar wisata halal diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga 220 Milyar Dolar AS dengan jumlah wisatawan mencapai angka 158 juta orang di tahun 2020. Sebagai catatan, masih dikutip dari sumber yang sama, jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke destinasi wisata halal (salah satunya Indonesia) pada tahun 2017 menembus 131 juta wisatawan. Sejumlah faktor menjadi kunci dari terus berkembangnya wisata halal. Sebagaimana diungkapkan oleh situs Hipwee, faktor-faktor tersebut meliputi: Meningkatnya populasi warga muslim dunia (utamanya yang berusia muda atau disebut sebagai kaum Milenial) dan jumlah pendapatan yang semakin tinggi. Hal ini senada dengan hasil riset GMTI yang menyebut jika pertumbuhan populasi muslim, bertambahnya masyarakat kelas menengah, mudahnya akses informasi pariwisata, dan banyaknya fasilitas wisata ramah muslim menjadi pemicu laris manisnya pasar wisata halal di dunia, demikian dikutip dari CNN Indonesia.

Jika sudah seperti ini, kiranya sangat tepat untuk Anda para pegiat bisnis tour & travel mulai menyasar wisata halal untuk meraup keuntungan. Mayoritas warga Indonesia yang adalah muslim tentunya semakin membuat pasar ini kian menjanjikan. Meskipun perlu diingat, wisata halal bukanlah wisata segmented yang hanya dikhususkan untuk seorang muslim. Tentu saja, warga non-muslim tetap bisa jadi target Anda dalam memasarkan wisata halal ini.

Sama halnya seperti jenis-jenis wisata reguler, wisata halal pun memiliki sejumlah kriteria yang harus Anda perhatikan agar bisa berjalan lancar dan benar-benar memberikan keuntungan bagi bisnis travel Anda. Lalu, bagaimana kriteria wisata halal yang ideal tersebut? Berikut ini adalah kriteria wisata halal ideal menurut GMTI sebagaimana dikutip dari DetikTravel:

1) Destinasi

Wisata Halal via Video Blocks
Tentu saja destinasi menempati posisi ke-1 dari daftar kriteria wisata halal. Hal ini tidak hanya berlaku untuk wisata halal saja, namun juga wisata reguler. Destinasi adalah poin utama yang dilihat oleh para wisatawan ketika hendak melakukan perjalanan wisata. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk pintar-pintar memilah destinasi halal kepada konsumen. Dalam GMTI 2018, MasterCard Crescent Rating merilis daftar negara-negara terbaik untuk wisata halal. Negara-negara tersebut dikelompokkan ke dalam dua kategori, yakni negara yang merupakan anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan  negara non-OKI. Dengan total jumlah negara adalah 18, Malaysia, Indonesia, UAE, Turki, Arab Saudi (negara anggota OKI), serta Singapura, Thailand, juga Jepang (negara non-OKI) tentunya jadi pilihan destinasi yang potensial untuk mendatangkan keuntungan. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa kepopuleran negara-negara tersebut membuat persaingan diantara pebisnis travel menjadi ketat. Ada baiknya jika Anda juga mempertimbangkan untuk menawarkan negara-negara lainnya yang masuk kedalam daftar wisata halal terbaik versi GMTI ini semisal Oman, Maroko, Kuwait, Taiwan, Afrika Selatan, dan Australia. Toh, negara-negara tersebut juga punya pesona yang tidak kalah bagusnya disamping ramah terhadap muslim pastinya.

2) Fasilitas

Wisata Halal via Signetring
Fasilitas menjadi kriteria ke-2 bagi sebuah wisata halal menurut riset GMTI. Dalam hal ini, tentu saja terkait dengan segala bentuk sarana & prasarana untuk menunjang kegiatan para wisatawan, utamanya wisatawan muslim, yakni masjid, restoran yang bersertifikasi halal, dan tempat penginapan dengan konsep syariah. Ketika Anda membuka paket perjalanan wisata halal, pastikan konsumen Anda akan dengan mudah menemukan fasilitas-fasilitas tersebut di negara tujuan wisata. Pun jangan ketinggalan, fasilitas transportasi yang akan digunakan selama perjalanan wisata haruslah yang memadai, baik dari akses, kenyamanan, dan keamanannya.

3) Marketing & Awareness

Wisata Halal via Webstark Media
Itinerary sudah siap, pun demikian dengan promo tiket pesawat. Kini saatnya Anda untuk meyakinkan konsumen agar memilih Anda untuk 'mengantarkan' mereka ke tempat wisata halal yang diinginkan. Rilis penawaran Anda dengan memanfaatkan berbagai medium semisal sosial media. Ingat, tidak hanya soal paket wisata halal itu sendiri, namun ada kalanya Anda membuat konten-konten informatif yang membahas seluk-beluk mengenai wisata halal. Hal ini secara tidak langsung akan memperlihatkan bagaimana Anda punya pengetahuan yang baik mengenai wisata halal, sehingga konsumen akan semakin yakin dan percaya kepada bisnis Anda ketika mereka hendak melakukan perjalanan wisata halal.
Selain itu, tantangan yang kiranya harus Anda pecahkan adalah anggapan bahwasanya destinasi-destinasi wisata seperti Indonesia maupun negara-negara di Timur Tengah sudah pasti ramah terhadap wisatawan muslim, sehingga mereka cenderung mengabaikan konsep wisata halal itu sendiri. Tak salah memang. Toh sebagai negara dengan mayoritas penduduknya muslim, tak akan sulit untuk menemukan sarana & prasarana sebagaimana telah disebutkan di poin ke-2 diatas (re: Fasilitas). Akan tetapi, perlu diingat bahwasanya wisata halal punya semacam standarisasi. Nah, disinilah tugas Anda untuk menginformasikannya kepada konsumen. Caranya? Seperti yang sudah disebutkan diatas, jangan hanya mempromosikan paket wisata halal di sosial media, tetapi juga informasi mengenai standar wisata halal tersebut. Dengan begitu, konsumen akan bisa lebih memahami apa yang menjadi pembeda dari wisata halal dengan wisata reguler sehingga mereka tidak akan segan lagi untuk menikmati wisata dengan konsep ini.

via.com sebagai agen travel online menyediakan segala produk untuk menunjang kebutuhan travel, termasuk travelling atau berwisata halal. Tersedia berbagai tiket pesawat, kereta, dan kamar hotel untuk menunjang Anda maupun konsumen Anda selama berada di destinasi wisata. Dengan harga yang bersaing dan komisi yang berlimpah, dapatkan keuntungan dari bisnis wisata halal Anda.


Pesan Tiket Sekarang

Kamis, 07 Desember 2017

Menuju Pariwisata Halal 2019

1



 Indonesia merupakan negara yang memiliki keterbukaan dan kebebasan dalam beragama. Ini terlihat dari penyebaran agama di Indonesia dan yang telah disahkan sebagai agama terlalu beragam, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Budha, Hindu dan Konghuchu. Salah satu  agama mayoritas yang dianut oleh masyarakat di Indonesia adalah Islam. Menurut Wikipedia, sekitar 87,1% dari penduduk di Indonesia menganut agama Islam. Indonesia memiliki fasilitas umum dan makanan halal yang didapatkan dengan mudah. Banyak dari wisatawan mancanegara yang beragama Muslim yang berwisata karena kemudahan untuk tetap bisa beribadah.
Dilansir dari CNN Indonesia, menurut GMTI (Global Muslim Travel Index) Indonesia menempati posisi keempat sebagai destinasi favorit wisatawan muslim mancanegara. Ini menjadi peluang baru bagi pelaku bisnis travel untuk mengembangkan pariwisata halal. Pariwisata halal sendiri masih memberikan arti berbeda untuk beberapa kalangan. Pariwisata halal sebenarnya hampir sama dengan pariwisata pada umumnya cuma lebih mengedepankan dengan hotel, atraksi,fasilitas umum, dan makanan yang menyesuaikan dengan umat beragama muslim.
Indonesia bisa menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan muslim mancanegara untuk didatangi. Salah satunya adalah dengan adanya  tempat ibadah seperti masjid dan mushola yang mudah dicari untuk melakukan ibadah sehari 5 kali. Selain itu mayoritas hotel yang juga menunjukkan kiblat untuk sholat yang tentu memudahkan wisatawan untuk menemukan arah kiblat. Dan tentunya makanan halal menjadi salah satu incaran yang dicari oleh wisatawan Muslim mancanegara sehingga mereka tidak sulit untuk makanan halal. 
Kementrian Pariwisata sendiri sedang mengembangkan pariwisata halal untuk wisatawan Muslim yang ingin menikmati keindahan pemandangan di Indonesia dan tetap beribadah. Selain itu, dillansir dari Sindonews, pemerintah sedang mengajukan tiga daerah yang dijadikan tempat wisata sebagai prioritas yaitu Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, dan Aceh. Dan juga pada tahun 2019, Kementrian Pariwisata, menargetkan 5 juta wisatawan muslim mancanegara dan nomor 1 sebagai destinasi favorit pariwisata halal. 
Hal ini menjadi peluang baru untuk para agen travel untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan atau wisatawan Muslim  yang ingin datang ke Indonesia dengan memberikan pilihan destinasi yang cocok untuk wisatawan Muslim. Via.com Indonesia menjadi perusahaan yang ingin membantu para agen travel dalam mencari peluang bisnis dengan adanya pariwisata halal yang sedang dikembangkan oleh pemerintah. Hotel terbaik dengan penginapan nyaman untuk para wisatawan di id.via.com/hotels. Destinasi favorit seperti Sumatera Barat tentunya juga ada hanya di paket holiday id.via.com/holidays. Hanya dengan satu website dengan sistem Single Sign On memudahkan segala reservasi dalam satu portal bagi  para agen travel untuk bertransaksi kepada pelanggan. Menjadi salah satu bagian dari kemajuan pariwisata halal sekaligus mendapatkan keuntungan dengan mudah bisa Anda dapatkan bersama Via.com Indonesia.

Senin, 02 Oktober 2017

Pesan Kamar Hotel di via.com, Bayarnya Bisa Belakangan

0

Dengan semakin majunya teknologi, masyarakat tentunya kian dimudahkan dalam memenuhi berbagai kebutuhannya, tak terkecuali dalam urusan komersial. Hal ini bisa dilihat dari ‘laris manisnya’ bisnis niaga elektronik (e-commerce) yang kehadirannya memang menawarkan kemudahan bagi para konsumennya untuk mendapatkan produk yang diinginkan. Mulai dari fashion, makanan, bahkan sampai kendaraan pun bisa Anda dapatkan tanpa perlu repot-repot datang langsung ke tempatnya.
Begitu juga ketika Anda hendak memesan kamar hotel, entah untuk liburan atau sedang dalam kunjungan dinas. Alih-alih membuang waktu untuk browsing calon hotel, kemudian menghubungi pihak hotel untuk reservasi—yang pastinya sangat tidak efisien—Anda pasti lebih memilih untuk menggunakan jasa e-commerce travel yang telah  banyak hadir dan menawarkan reservasi online untuk kamar hotel di berbagai destinasi, baik lokal maupun mancanegara. Pilihan hotel yang sudah dikategorikan berdasarkan destinasi, ditambah rincian harganya, tentunya menciptakan suatu efisiensi yang memang sangat diidam-idamkan oleh masyarakat masa kini.
Tidak ada yang benar-benar bisa memprediksi apa yang akan terjadi di kemudian waktu. Disinilah masalah selanjutnya muncul. Anda memang bisa memesan kamar hotel kemudian melakukan transaksi pembayarannya dari jauh sehingga begitu sampai di hotel tujuan, Anda sudah terima beres dan bisa segera menuju kamar yang telah ditentukan. Namun, bagaimana jika tiba-tiba ada hal mendesak yang memaksa Anda untuk menunda atau bahkan membatalkan perjalanan Anda, padahal  kamar hotel telah dipesan dan dibayar? Beruntung jika hotel tersebut punya fasilitas refund, tapi bagaimana kalau tidak? Sekalipun uang yang telah Anda bayarkan bisa di refund, pastinya hal tersebut akan memakan waktu dan uang yang dikembalikan pun tidak 100 persen. Sedikit merugikan bukan?
via.com sebagai e-commerce khusus produk travel—termasuk kamar hotel—punya solusi bagi Anda ketika berada dalam situasi sebagaimana digambarkan dalam ilustrasi di atas. Melalui via.com, Reservasi kamar hotel di lebih dari 9.000 hotel domestik dan 800.000 hotel mancanegara tidak perlu langsung membayar biaya sewa kamar hotel saat itu juga; atau dalam batas waktu tertentu sebelum dinyatakan hangus. Dengan sistem pembayaran seperti ini, Anda pun dapat melakukan pembayaran ketika sudah tiba di hotel yang dituju, sehingga tidak perlu khawatir andai saja di detik-detik terakhir Anda harus me-reschedule atau membatalkan pemesanan. Fasilitas ini berlaku untuk Anda yang telah melakukan reservasi 2 minggu sebelumnya dan ketersediaan di hotel tujuan.
Fasilitas pembayaran model ini tentunya merupakan salah satu bentuk komitmen via.com untuk senantiasa menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat masa kini yang cenderung dinamis. Tunggu apalagi? Pesan kamar hotel Anda hanya di via.com.

Minggu, 01 Oktober 2017

Gairah Pariwisata Nasional dan “Manisnya” Bisnis Hotel

0


Diperkenalkannya sepuluh destinasi wisata baru atau yang disebut sebagai '10 Bali Baru' sebagai bagian dari program prioritas nasional nampaknya menjadi bukti keseriusan Pemerintah dalam mengembangkan pariwisata domestik yang dirasa begitu besar potensinya untuk menyumbangkan devisa bagi negara. Tak salah memang, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki pesona alam yang begitu indah sehingga mampu menarik minat para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung; dan rasanya hal ini mulai membuahkan hasil. Tercatat ada tren peningkatan jumlah wisatawan, utamanya mancanegara, yang terjadi dari tahun ke tahun. 
Pada 2016 rata-rata kunjungan wisman ke Indonesia mengalami lonjakan jika dibandingkan dengan tahun 2015 melansir dari situs kemenpar.go.id. Apabila di tahun 2015 rata-rata wisman yang berkunjung berada di angka 900 ribu, maka di tahun 2016 jumlah wisman meningkat hingga berada di angka 1,1 juta. Angka ini terus bertambah, setidaknya sampai bulan Mei 2017. Kembali, hal ini tidak terlepas dari peran Pemerintah yang semakin gencar mempromosikan pariwisata Indonesia, disamping adanya sejumlah kebijakan terkait seperti Bebas Visa Kunjungan Singkat bagi 169 negara, dan Clearance Approval for Indonesia Territory (CAIT) bagi perahu maupun kapal pesiar (yacht dan cruise) wisata yang hendak memasuki wilayah Indonesia.
Bergairahnya pariwisata nasional kemudian berdampak manis pada sejumlah aspek lainnya yang terkait. Bertambahnya lapangan pekerjaan, sudah pasti. Meningkatnya frekuensi penggunaan jasa transportasi, tentu saja. Lalu apalagi? Ya, sarana akomodasi. Tak bisa dipungkiri bahwasanya pariwisata dan akomodasi seperti hotel maupun jenis tempat penginapan lainnya merupakan dua hal yang berkaitan. Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung, secara otomatis menyebabkan kebutuhan akan kamar hotel, baik hotel berbintang maupun non-bintang juga bertambah. Inilah yang kemudian mendorong pertumbuhan jumlah hotel maupun resor di berbagai lokasi wisata dalam negeri, khususnya lokasi wisata prioritas atau '10 Bali Baru' tersebut. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan jumlah kamar hotel berbintang terjadi cukup signifikan dalam kurun waktu 2014 hingga 2016 di kawasan wisata '10 Bali Baru'. 
Sebagai contoh di Provinsi NTT yang mana pada tahun 2014 memiliki 1.081 kamar hotel, kemudian meningkat menjadi 1.293 di tahun 2015, dan terus bertambah hingga berjumlah 1.646 pada tahun 2016. Secara keseluruhan, tingkat pertumbuhan kamar hotel di Indonesia mencapai 530.000 unit per tahunnya (hotel berbintang maupun non-bintang), merujuk pada pernyataan Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani sebagaimana dikutip dari situs kompas.com. Hariyadi juga mengatakan bahwa tingkat okupansi hotel diprediksi mampu mencapai angka 90 persen pada tahun 2017 ini yang mana terjadi pada waktu-waktu libur panjang seperti lebaran.
Dari data dan informasi tersebut, tak salah jika kita berasumsi bahwa saat ini bisnis perhotelan menjadi sesuatu yang 'manis' bagi para pelaku usaha properti. Terlebih lagi, target 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019 yang terus digenjot pemerintah diharapkan mampu memberikan nafas panjang bagi keberlangsungan bisnis hotel ini.
Efek domino. Mungkin itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan fenomena ini karena disadari maupun tidak, nyatanya ada pihak lain yang juga ikut terkena rentetan positif ini. Ya, siapa lagi kalau bukan para pelaku usaha travel, khususnya travel online. Sedikit intermezzo, ada dua hal yang bisa kita lihat. Pertama yakni pariwisata nasional yang semakin maju; kedua, era digital telah memungkinkan masyarakat dapat melakukan segala sesuatu dengan lebih efisien, baik dari segi praktek maupun waktu, termasuk memesan kamar hotel. Dua faktor tersebutlah yang kemudian menjadikan travel online sebagai sebuah model bisnis yang memiliki potensi besar dalam memberikan keuntungan. Kembali lagi, bisnis travel online selain menangani urusan tiket pesawat juga tentunya menyediakan fitur pemesanan kamar hotel. Itulah mengapa 'manisnya' bisnis hotel saat ini pun menjadi 'manis' pula bagi bisnis travel online.
via.com Indonesia sebagai master agen khusus travel yang mengedepankan konsep business to business(B2B) memberikan kesempatan kepada Anda untuk bekerjasama dan meraih keuntungan dari bisnis travel online, khususnya penjualan kamar hotel. Selain tiket pesawat, tiket kereta api, tiket bus, paket liburan, hingga voucher pulsa, listrik, dan PAM, penjualan kamar hotel tentunya juga menjadi bentuk produk yang kami tawarkan. Dengan koneksi ke lebih dari 9000 hotel domestik dan 800.000 untuk hotel internasional, via.com memastikan Anda memiliki opsi hotel maupun penginapan terbaik dengan harga yang kompetitif sehingga reputasi anda sebagai sub agen akan positif, ditambah banyaknya promo hotel menarik pasti sayang rasanya untuk dilewatkan oleh konsumen anda. Jangan lupakan juga komisi yang bisa anda dapatkan dari setiap transaksi pemesanan kamar hotel yang berhasil dilakukan.
Selain hal di atas, sistem tentunya menjadi fokus kami guna memberikan pelayanan prima kepada anda para calon mitra. Dengan model single window, via.com yang bisa diakses melalui komputer maupun mobile app yang sudah tersedia baik di Play Store maupun App Store menjanjikan proses yang mudah dan cepat dari mulai pemesanan sampai hotel voucher issuing.Pembayaran pun tersedia dalam berbagai metode; kartu kredit, kartu debit, m-banking, e-banking, dan ATM sehingga bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.
Bermitra dengan via.com Indonesia, semudah membuat akun surat elektronik. Cukup berinvestasi sebesar 1 juta rupiah, maka anda sudah terhitung aktif sebagai mitra. Pelatihan yang diberikan oleh staff kami seputar bisnis travel online akan memastikan kelancaran Anda dalam menjalankan bisnis ini. Layanan 24 jam dari customer sevice kami juga selalu siap membantu Anda dalam menangani berbagai kendala yang mungkin terjadi.
Dipercaya oleh lebih dari 13,000 mitra sub-agen yang tersebar di semua provinsi, via.com Indonesia tentunya menjadi pilihan terbaik untuk dijadikan mitra bisnis travel online Anda, khususnya penjualan kamar hotel.