Tampilkan postingan dengan label agen kereta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agen kereta. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2018

Ini Dia 7 Kiat Membuat Konsumen Kembali Pada Anda!

1

Image result for customer
Source: rrdonelley.co.uk

"Pelanggan adalah Raja". Ungkapan tersebut kiranya wajib untuk dijadikan pedoman oleh semua pelaku bisnis. Hal ini tentunya sangat beralasan, mengingat peran konsumen yang begitu krusial bagi kelangsungan 'hidup' sebuah bisnis. Ibarat kata, konsumen itu merupakan asupan makanan dari bisnis yang kita jalani. Tanpa konsumen, apalah arti bisnis kita?

Menarik minat konsumen untuk membeli atau menggunakan produk dan jasa Anda mungkin saja mudah (meskipun sebenarnya tidak juga), akan tetapi menjaga agar konsumen Anda loyal: Itu dia yang menjadi masalah sesungguhnya. Kalau begitu, maka sepertinya ada satu lagi ungkapan yang pas untuk Anda: "Mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan".

Bukan perkara mudah memang, untuk membuat konsumen Anda agar tetap setia pada produk maupun jasa yang Anda tawarkan kepada mereka. Banyak kasus dimana, sebuah bisnis acap kali menjadi berantakan gara-gara ditinggalkan oleh konsumennya. Berbagai faktor menjadi penyebabnya, seperti kurangnya inovasi terhadap produk atau jasa yang dimiliki, masuknya kompetitor baru, layanan yang kurang prima, dan jangan lupa juga, masalah harga dari produk atau jasa itu sendiri yang tidak bersaing. Nah, jangan sampai kejadian tak mengenakkan ini menimpa bisnis Anda, termasuk Anda yang berkecimpung di dunia bisnis tour & travel. Sudah berhasil merebut hati konsumen Anda, kini tugas Anda untuk  membuat mereka selalu kembali kepada Anda. Lalu, bagaimana kiat-kiatnya? Berikut informasinya untuk Anda, sebagaimana ditulis oleh Melinda Emerson dalam artikel berjudul "7 Ways to Keep Customers Coming Back to Your Small Business" yang dirilis oleh laman Huffington Post.

1) Buat Segalanya Jadi Memudahkan

Image result for customer
Sumber: renault.co.in
Dalam kaitannya memanfaatkan sebuah produk atau jasa, konsumen tentu saja menginginkan yang terbaik. Namun terkadang, ada saja kendala yang terjadi, atau mungkin ada sesuatu yang sedang mereka butuhkan. Jika sudah begini, maka tentu saja Anda harus selalu siap siaga. Berikan respon yang cepat. Sering-seringlah mengecek baik inbox di email maupun telepon Anda, setidaknya setiap jam. Jika kiranya Anda lebih sering berada di luar, maka hendaknya berikan juga customer nomor ponsel Anda sehingga Anda akan tetap bisa memberikan respon cepat dimanapun dan kapanpun ketika mereka sedang membutuhkan sesuatu. Dengan begitu, konsumen akan merasa dimudahkan oleh Anda dalam memenuhi kebutuhannya.

2) Buat Bisnis Anda Makin "Bernilai"

Image result for customer
Source: blueworx.com
Untuk hal ini, Anda bisa melakukan sejumlah strategi demi menarik minat konsumen Anda. Baik para calon konsumen, maupun konsumen Anda saat ini yang sepertinya sudah menunjukkan tanda-tanda akan pergi meninggalkan Anda. Rebut kembali atensi mereka dengan memberikan harga terbaik melalui promo-promo. Tingkatkan kualitas produk atau jasa yang Anda punya. Jangan lupa, berikan pelayanan yang baik di segala aspek. "Memberikan pelayanan terbaik tentu saja akan mendatangkan keuntungan bagi sebuah bisnis", tulis Melinda.

3) Jangan Lepas Komunikasi

Image result for customer
Source: forty8developments.co.uk
Layaknya hubungan percintaan, hubungan bisnis antara Anda dengan konsumen juga memerlukan suatu 'keharmonisan'. Jangan segan untuk menghubungi konsumen secara berkala, bisa setiap minggu atau setiap bulan. Istilahnya Anda harus menjemput bola, bukan menunggu bola datang. Hal ini akan secara otomatis membangun persepsi positif dari konsumen terhadap bisnis Anda. Bahkan lebih jauh, Melinda menyarankan agar hendaknya pembicaraan Anda dengan konsumen tidak melulu perihal bisnis. Anda bisa menanyakan hal-hal yang sifatnya lebih personal semisal rencana liburan, kabar keluarga dan lain-lain, sebatas itu semua masih dalam tahap yang wajar. Ingat, ini semua bukan hanya soal hubungan jual-beli. Lebih dari itu, ada juga konsep share and support yang harus Anda terapkan. Niscaya, konsumen akan senang dengan hal tersebut dan pasti akan kembali untuk bertransaksi dengan Anda.

4) Kuasai Bahasa Asing

Image result for english skill
Source: dvdasjobs.com
Dunia bisnis travel menjual produk dan jasa yang berhubungan dengan kegiatan traveling, mulai dari tiket pesawat, tiket kereta api, kamar hotel, hinga paket wisata. Pelanggan Anda pun tidak hanya datang dari dalam negeri. Ada kalanya para wisatawan asing menggunakan jasa Anda untuk memenuhi kebutuhan travelingnya, entah ketika memesan tiket pulang ke negaranya atau semisal memesan paket wisata ke suatu destinasi wisata di Indonesia. Nah, disinilah kemampuan bahasa asing Anda, utamanya Bahasa Inggris, menjadi suatu hal yang penting (tentunya jika Anda ingin bisnis travel Anda sukses dan bereputasi baik). Dengan memahami bahasa dan kultur mereka dengan baik, tentunya Anda akan dapat memberikan pelayanan secara maksimal sama halnya ketika Anda melayani konsumen domestik.

5) Akui Kesalahan

Image result for admit mistakes at work
Source: daddymindtricks.com
Kesalahan yang terjadi dalam menjalankan suatu bisnis pastinya ada, dan terkadang hal ini akan sedikit banyak memengaruhi hubungan Anda dengan konsumen. Namun begitu, ada baiknya hal ini tidak menjadi momok menakutkan bagi Anda. Justru, yang harus Anda pikirkan adalah bagaimana cara Anda mengatasi kesalahan-kesalahan tersebut dengan tenang, cepat, dan sempurna. Hal pertama yang tentunya harus Anda lakukan adalah mengakui kesalahan tersebut dan meminta maaf kepada konsumen Anda. Lantas, apakah hanya mengakui kesalahan dan meminta maaf sudah cukup? Tentu saja tidak. Yakinkan konsumen dengan memberikan aksi, seperti memberikan kompensasi berupa diskon dan sebagainya. Mungkin ini akan memerlukan sedikit pengorbanan, namun apalah artinya jika dibandingkan dengan perginya sang konsumen dari Anda?

6) Jadilah Pendengar yang Baik

Related image
Source: blog.qivos.com
Fakta unik lainnya yang diungkapkan oleh Melinda ialah perihal bagaimana objektif konsumen terhadap rekan bisnis mereka. Melalui penelitian kecil yang ia lakukan, ia menemukan bahwasanya konsumen suka dengan rekan bisnis yang sangat informatif dan detail dalam menjelaskan produk maupun jasa yang dimiliki, namun mereka lebih senang dan merasa dihargai ketika rekan bisnis mereka mau mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, baru setelahnya berdiskusi mengenai langkah selanjutnya. Cara ini tentunya bisa Anda terapkan dalam bisnis travel Anda agar konsumen merasa senang karena terakomodir kebutuhannya oleh Anda.

7) Catat Segala Hal Penting Dari Konsumen

Image result for customer
Source: butlerca.com.au
Menampung masukan dari pelanggan tentu saja jadi hal wajib yang musti Anda lakukan demi meningkatkan kualitas bisnis. Banyak cara yang bisa Anda lakukan, seperti menghubungi pelanggan Anda secara berkala sebagaimana yang telah dijelaskan diatas. Atau, bisa dengan cara menyebar kuesioner yang berisikan pertanyaan seputar produk dan servis Anda. Satu hal yang pasti, catat setiap detail masukan yang sudah diterima. Ini tentunya sangat berguna untuk mengetahui secara mendalam perihal apa yang kiranya perlu ditingkatkan lagi demi menghadirkan produk dan layanan yang lebih berkualitas untuk konsumen Anda.

Itu dia kiat-kiat untuk membuat konsumen Anda selalu kembali pada produk dan jasa dari bisnis Anda. Selain menerapkan cara-cara diatas, Anda pun dapat menghubungi kami, via.com, untuk mendapatkan berbagai informasi terkait seluk-beluk dunia bisnis travel. Tim kami siap membantu Anda untuk mewujudkan bisnis travel yang sukses dan menguntungkan. Hubungi kami di (021) 29 222 333 ext. 6 atau melalui email di id.training@via.com

Senin, 15 Januari 2018

Memanfatkan Kearifan Lokal Untuk Memajukan Bisnis Travel

0



Memiliki kebudayaan yang sangat beragam menjadi salah satu keuntungan untuk pariwisata di Indonesia. Ini yang menjadi daya tarik wisatawan untuk selalu berkunjung. Selain itu, nilai lokal-lokal yang ada di seluruh daerah memberikan nuansa yang berbeda dengan rasa yang sama. Salah satu contohnya adalah Bali, rata-rata alasan orang ke Bali karena kearifan lokalnya sangat mendukung selain itu penduduknya yang sangat terbuka dengan keberadaan orang baru. Kearifan lokal membantu dalam memajukan pariwisata. Karena telah mempunyai peran dalam dalam memajukan pariwisata di Indonesia. Menanamkan kearifan lokal juga menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi identitas dari Indonesia. Belajar dari Bali tentunya kita dapat menemukan sasaran yang tepat untuk membidik pasar. Dilansir dari Kompas.com menurut Kepala Dinas Pariwisata Bali, Agung Yuniartha Putra, terdapat 5 negara yang sering mengunjungi Bali yaitu, China, Australia, India, Inggris dan Jepang.
            Kita bisa mendapatkan karakteristik dan hal yang dibutuhkan oleh masing-masing wisatawan dengan budaya masing-masing negara dalam mengunjungi Indonesia. Ketertarikan mereka juga bisa jadi karena wilayah Indonesia yang memiliki pantai dan gunung yang eksotis dan mendapatkan nilai-nilai budaya yang berbeda. Perkuat pangsa pasar ini untuk dijadikan referensi dalam melakukan promosi. Lebih lanjut lagi ketika pengembangan berbasis kearifan lokal ini berkembang tentunya memberikan kemajuan dalam segi perekonomian daerah. Pembangunan daerah juga akan terus digalangkan oleh pemerintah pusat contoh seperti pembangunan daerah wisata Mandalika yang dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus hal ini bertujuan untuk memajukan pariwisata dan perekonomian daerah. Hal ini membawa kebaikan dengan ini makin banyak wisatawan baik lokal dan internasional yang ingin berkunjung ke daerah wisata ini.
                Bali menjadi tempat wisata yang telah terkenal dan terbukti memajukan perekonomian daerah. Ketika kita sedang berjalan ke tempat daerah-daerah wisata seperti Kuta. Masyarakat sekitar telah mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni karena wisatawan asing yang sering berkunjung. Selain itu dilansir dari Kompas.com, menurut Kepala Perwakikan BI Provinsi Bali, Causa Iman Karana, Denpasar, Bali, pertumbuhan ekonomi meningkat dari kuartal I 6,05 persen kemudian menjadi 6,53 perseN, pertumbuhan ini lebih besar dari pertumbuhan rata-rata nasional yang mencapai 5,18 persen. Kearifan lokal juga mengajak wisatawan untuk lebih interaktif dengan warga sekitar seperti dengan adanya tari Kecak, wisatawan bisa melihat dan mengikuti prosesinya seperti apa. Tapi untuk memajukan pariwisata ini dibutuhkan bantuan oleh-oleh beberapa pihak.  
                Seperti pelaku bisnis perjalanan, pemilik hotel, pemilik restoran, warung-warung kecil, termasuk pedagang asongan yang ada disekitar tempat wisata. Bisnis perjalanan menjadi hal utama dalam menghadirkan memasukkan wisatawan sehingga memberikan rantai kehidupan kepada yang lain. Untuk itu perlu diberikan kesempatan bagi bisnis perjalanan untuk melakukan ‘pelebaran sayap’ bisnis mereka. Pelaku bisnis perjalanan dapat memulainya dengan bekerjasama dengan master agen travel sepert, Via.com Indonesia. Hadir memberikan kemudahan dengan portal dengan produk travel yang lengkap seperti, tiket pesawat, hotel, kereta api, bis, paket liburan hingga pulsa dan PPOB. Dengan produk terlengkap ini tentu dibutuhkan pelayanan yang sangat membantu bisnis perjalanan seperti call center 24 jam yang akan membantu semua kendala dan kebutuhan travel agent dalam berbisnis. Kesempatan berbisnis bersama dengan Via.com Indonesia juga mudah dengan modal yang sangat rendah yaitu 1 juta rupiah sudah dapat mengakses semua produk travel. Kapan saja dan dimana saja bisa diakses dengan aplikasi yang tersedia dalam Google Playstore, jadi kejebak macet, banjir, hujan, badai masih bisa bertransaksi. Keamanan menjadi hal utama dalam bertransaksi, sehingga Via.com Indonesia menghadirkan teknologi canggih seperti T-pin dan 3D yang mengamankan akun Anda ketika bertransaksi. Keuntungan Via.com Indonesia juga pada komisinya, sudah lebih dari 16.000 agen yang tersebar di Indonesia mendapatkan komisi berkerjasama dengan Via.com Indonesia.
                Semua produk dan fitur di Via.com Indonesia memudahkan bisnis perjalanan. Manfaatkan semua potensi yang ada untuk tabungan masa depan. Berbisnis perjalanan bukan hal yang mudah memanfaatkan peluang dengan memajukan kearifan lokal bisa dijadikan acuan. Bali sudah bisa menjadi acuan untuk mengedepankan perekonomian daerah. Masih ada banyak destinasi pariwisata yang dapat dimanfaatkan apalagi dengan banyak promo-promo yang tersedia di Via.com Indonesia. Promo-promo ini juga dapat dimanfaatkan untuk menambahkan keuntungan dalam berbisnis. Mendukung pariwisata Indonesia dengan berbisnis perjalanan di Via.com Indonesia.

Kamis, 10 September 2015

Via.com Indonesia Miliki Jaringan 13.000 Agen Yang Tersebar di 500 Kota di Indonesia

0


Salah satu bukti bahwa sebuah bisnis keagenan tour & travel mampu bersaing dan berkembang hingga memberikan keuntungan adalah jumlah agennya yang tersebar dalam sebuah negara. Walau terhitung baru masuk ke Indonesia pada tahun 2011 lalu, Via.com hingga saat ini sudah memiliki sekitar 13 ribu agen yang tersebar di lebih dari 500 kota di seluruh Indonesia.

Dian Marifat selaku Business Development Manager Travel Via.com menyatakan bahwa di Indonesia, usaha tour & travel berpotensi tumbuh besar seiring dengan peningkatan pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot oleh pemerintah. “Via sendiri berasal dari India, dan sebelum masuk Indonesia, Via.com sudah melihat besarnya potensi yang Indonesia miliki, apalagi melihat jaringan transportasi seperti bus dan kereta yang berlimpah, belum lagi rencana pembangunan bandara di berbagai kota,” jelasnya.

Tak ayal peluang bisnis agen travel ini semakin menjanjikan karena menyajikan beragam kebutuhan perjalanan dan penginapan dalam satu layanan. “Via.com memiliki produk travel terlengkap dibandingkan para pesaingnya dimana saat ini Via.com telah didukung oleh 12 maskapai domestik, 900 maskapai internasional, lebih dari 500ribu jaringan hotel dalam dan luar negeri, paket liburan,  Kereta Api, dan juga menyediakan layanan pembelian pulsa,” Jelas Dian.

Belum selesai sampai disitu, peluang bisnis tour & travel itu juga sudah merambah pemesanan tiket bus P.O Kramat Djati, dan Railink kereta bandara Kualanamu Medan, Sumatra Utara. Bagi travel agent, dengan bekerja sama bersama Via maka akan memperluas pangsa pasarnya karena mereka bisa melayani  para pengguna transportasi darat bus antar kota antar provinsi dan calon penumpang pesawat yang akan berangkat melalui bandara Kualanamu.

Bagi masyarakat juga tentunya semakin dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan akan transportasi karena mereka tak perlu repot lagi untuk memesan tiket bus dan railink secara konvensional, karena keduanya juga sudah bisa dipesan secara online.

Selain memiliki jaringan lokal yang kuat, Via.com Indonesia juga memiliki jaringan kuat di dunia internasional. Dengan jaringan keagenan terbesar di Asia serta didukung oleh 900 maskapai dunia, berbisnis dengan Via.com tentunya menyimpan potensi keuntungan yang tidaklah sedikit.

“Via.com juga telah didukung oleh 900 maskapai internasional bahkan kita bisa issued tiket untuk perjalanan luar negeri atau disebut Soto Sector (Sell Out Travel Outside) dimana fitur tersebut adalah keunikan tersendiri dari Via.com Indonesia.

Dengan adanya fitur tersebut memudahkan agent untuk memesan tiket maskapai LCC luar negeri yang tidak dimiliki oleh travel lainnya. Misalnya jika ada saudara yang ingin pergi dari Washington ke Dallas, agen Via.com dapat issued tiketnya dari Indonesia. Sehingga bisa dibilang  dengan Via.com batasan negara bukan hambatan lagi,” Jelas Dian.

Dengan segala keunggulan produk dan layanan yang prima tentunya tidak dipungkiri Via.com Indonesia bisa memiliki jaringan agent yang banyak di Indonesia.  Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi bagian kesuksesan dan ingin mencoba membuka usaha bisnis silahkan mendaftar secara online dengan mengunjungi situs id.via.com.


Pendaftaran yang dilakukan tidaklah dipungut biaya alias gratis dan tidak ada biaya tahunan, bulanan maupun harian. Untuk mengaktifkan akun, Anda hanya cukup memiliki deposit minimal senilai Rp 1 juta yang langsung bisa digunakan untuk bertransaksi seluruh produk travel Via.com secara online. Kunjungi id.via.com atau hubungi customer care Via.com di nomor (021) 29 222 333 ext 8 untuk info tentang Via.com selengkapnya.  

< /div>