Tampilkan postingan dengan label kemudahan transaksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kemudahan transaksi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Januari 2018

Cara Melakukan Proses Refund

1




Ketika melakukan transaksi tiket pesawat, terkadang beberapa hal terjadi di luar rencana para pelanggan, sehingga tak jarang pelanggan membatalkan perjalanan dan meminta pengembalian dana (refund). Seperti hal nya kejadian Erupsi Gunung Agung di Bali beberapa waktu lalu, dimana banyak pelanggan yang meminta refund untuk pembatalan penerbangan ke Denpasar.
Para Agent dapat melakukan refund secara online dari portal id.via.com. Untuk diketahui, refund adalah proses pengembalian uang dari tiket yang sudah dibeli. Uang Agent akan dikembalikan setelah dipotong dengan biaya pembatalan atau administrasi, sesuai dari pihak maskapai. Pengembalian dana refund akan diproses setelah pihak maskapai telah memberitahukan nilai refund yang kembali.
Sebelum melakukan proses refund, Para agen dapat melakukan pengecekan dengan melihat besaran potongan refund melalui langkah-langkah sebagai berikut:
1. Masuk ke Account > Orders > masukkan kode pemesanan (FMNIDxxx) > klik Search


2. Setelah details reservasi tampil silahkan klik View Fare Rules
Cancellation Penalty atau biaya potongan refund dapat dilihat langsung di menu View Fare Rules. 

Jika setuju dengan besaran cancellation refund, proses refund dapat dilakukan langsung secara online melalui portal id.via.com. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memproses pengembalian dana (refund) secara online dari id.via.com:
1. Masuk ke Account > Orders > masukkan kode pemesanan (FMNIDxxx) > klik Search

2. Beri tanda ceklis nama penumpang yang ingin direfund > klik Cancel Selected Passengers


3. Tentukan kategori refund (alasan refund tiket)
4.  Pada kolom komentar (opsional) silahkan isi besaran refund tiket yang telah Agent cek pada View  Fare Rules > kemudian klik Done.
 
Setelah melakukan semua langkah tersebut, secara otomatis permintaan refund akan masuk ke tim helpdesk untuk kemudian diproses pada sistem maskapai.
 















Senin, 29 Januari 2018

Cara Melakukan Reschedule Penerbangan Maskapai Lion Group

1




Ketika melakukan pemesanan tiket pesawat untuk pelanggan, terkadang ada beberapa faktor seperti perubahan jadwal karena kepentingan mendadak atau force majeur yang membuat pelanggan ingin mengatur jadwal keberangkatannya. Tidak perlu khawatir tiket pesawat akan hangus begitu saja, karena Anda dapat melakukan reschedule atau mengubah ulang jadwal tiket pelanggan Anda dari id.via.com.
Terdapat dua cara untuk melakukan reschedule. Pertama, Anda dapat menghubungi  helpdesk id.via.com di 021-29222333 ext. 1 atau email ke id.helpdesk@via.com. Kedua, Anda dapat melakukannya secara online, khususnya untuk proses reschedule maskapai Lion Group (Lion Air, Wings Air, Batik Air).  Berikut akan dijelaskan lebih lanjut langkah-langkah melakukan reschedule  online untuk maskapai Lion Air. 

Langkah Pertama:
Pada portal agent, silahkan pilih menu More > Accounts > Orders

 
Langkah Kedua:  
Masukkan FMNID yang ingin dilakukan reschedule, kemudian klik SEARCH ORDERS
 
Langkah Ketiga:  
Klik Online Reschedule


Langkah Keempat:
Setelah klik Online Reschedule, silahkan isi tanggal terbaru (kolom 1), isi jumlah penumpang sesuai FMNID ( kolom 2 ) kemudian klik SEARCH.
 
 Langkah Kelima:
Setelah klik SEARCH, akan tampil jadwal terbaru, silahkan tentukan jam yang diinginkan kemudian klik BOOK.


Langkah Keenam:
Setelah klik BOOK, silahkan checklist penumpang yang ingin direschedule (kolom 1), untuk jadwal terbaru dan biaya yang harus dibayarkan bisa dilihat disisi kanan detail nama penumpang (kolom 2), jika reservasi sudah benar, pada bagian bawah silahkan klik untuk Term and Conditions, kemudian klik RESCHEDULE untuk persetujuan, dan otomatis biaya akan terdeduct dari deposit.


Perlu diketahui, biaya reschedule akan mengacu kepada ketentuan masing masing maskapai. Secara umum untuk perubahan schedule pasti dikenakan biaya tambahan lagi. Selain biaya dari maskapai, Agent juga akan dikenakan biaya administrasi tambahan sebesar 10.000 untuk penerbangan domestik dan 15.000 untuk penerbangan internasional. Bila status reservasi Agent ‘blocked’, maka Agent tidak bisa melakukan reschedule. Agent hanya dapat melakukan pembatalan (cancellation) pada reservasi sebelumnya lalu melakukan pemesanan reservasi yang baru.
Untuk Fare Rules bisa langsung dilihat di portal id.via.com sebelum melakukan proses pemesanan tiket. Setelah halaman hasil pencarian tampil. Fare Rules bisa dilihat di samping Flight Details, cukup klik dan maka Ketentuan Penalty untuk Reschedule akan muncul. Bila ada kendala, Agent dapat menghubungi tim training id.via.com di 021-29222333 ext 6 atau email ke id.training@via.com untuk bantuan lebih lanjut.



Kamis, 18 Januari 2018

Pembayaran Mudah untuk Bisnis Travel Anda

2



Ketika sedang membeli barang tentunya kita akan melakukan pembayaran sebagai tanda telah membeli dan mempunyai hak untuk barang atau jasa yang kita peroleh. Saat melakukan pembayaran tentunya banyak metode yang telah ditawarkan oleh para penjual. Sebagai penyedia produk atau jasa, menjadi sebuah fokus penting untuk memberikan kemudahan pada pelanggan dalam bertransaksi, sehingga mereka merasa tidak terbebani dalam melakukan transaksi. Kemudahan transaksi juga menjadi pilihan pelanggan dalam memilih produk atau jasa yang akan dibeli karena pembeli tidak ingin dirugikan dalam melakukan pembayaran. Selain itu, pengelolaan transaksi menjadi salah satu yang perlu diperhitungkan oleh penjual sehingga dapat mencatat segala kebutuhan produk dan jasa yang telah kita keluarkan dan pendapatan yang telah kita capai. Ini menjadi salah satu hal penting untuk memastikan Anda dalam pengelolaan arus kas bisnis dengan efektif. Berikut beberapa metode pembayaran yang dapat Anda lakukan:

1. Pembayaran metode cash/ manual
Pembayaran ini tentunya mudah karena bertatapan langsung dengan calon pembeli dan dapat menerima langsung pembayaran. Pembayaran ini tentunya memakai transaksi langsung dengan mata uang yang sah baik uang kertas dan koin. Ketika melakukan transaksi secara cash tentunya pencatatan tetap dilakukan, baik dengan secara tertulis atau menginput kembali ke komputer. Transaksi ini sedikit ribet, karena harus menginput kembali transaksi dalam data untuk terekam secara baik dan dapat dilihat kembali. Walaupun biasanya penjual yang berada di pasar tradisional masih menggunakan cara ini dalam segi pencatatan keuangan.

2. Pembayaran Kartu Kredit dan Debit
Pembayaran kartu kredit dan debit sudah banyak sekali dilakukan dalam memudahkan transaksi. Dilansir dari cermati.com, Kartu kredit adalah sebuah alat pembayaran pengganti uang tunai dalam bentuk kartu yang diterbitkan oleh bank untuk memudahkan para nasabahnya bertransaksi. Berbeda dengan kartu debit, dalam kartu kredit bank seperti meminjamkan konsumen uang, sedangkan kartu debit dapat mengambil uang dari rekening. Keduanya tentu sama-sama memudahkan karena pembeli tidak perlu menggunakan uang tunai dalam bertransaksi. Penjual juga mendapatkan bukti dari bank. Kartu kredit dan debit memiliki Personal Identification Number (PIN) yang harus digunakan pelanggan untuk dapat diakses dan dibayarkan oleh Bank. Ini sangat mudah dilakukan karena tidak perlu membawa duit cash banyak untuk membeli barang cukup menggunakan kartu. Selain itu, bank juga mencatat semua cash flow pemilik rekening bank.

3. Pembayaran secara Transfer
Menurut Tech in Asia, pembayaran dengan secara transfer merupakan pembayaran yang banyak dilakukan oleh para pembeli. Metode transfer sangat diminati karena tidak perlu langsung datang ke toko untuk membayar tapi hanya dengan datang ke ATM dimana saja sudah dapat bertransaksi. Dilansir dari teknologibank.com, sudah ada 33000-an bank yang tersebar di seluruh Indonesia dengan berbagai pilihan bank yang tersedia. Semua bank tentunya ingin memudahkan nasabahnya dalam melakukakan transaksi. Dengan persebaran jaringan ATM yang telah tersebar banyak ini tentu memudahkan seluruh transaksi dan telah terekam langsung oleh bank sehingga sebagai penjual dan pembeli dapat melihat jejak rekam transaksi yang telah dilakukan.

4. Pembayaran secara Online
Pembayaran secara online sedang marak dilakukan oleh pelaku bisnis niaga elektronik atau e-commerce dalam melakukan transaksi. Menurut TechinAsia, virtual account adalah pembayaran menggunakan nomor rekening unik yang dapat mengidentifikasi secara otomatis setiap pembelian, tagihan, dan transaksi yang sudah dibayar. Berkat sistem yang sudah otomatis, metode ini bisa meminimalkan kemungkinan terjadinya human-error. Setelah diproses, pembayaran umumnya langsung masuk ke rekening bank, sehingga berisiko rendah terhadap pencurian.

Metode pembayaran diatas tentunya semua tergantung kita sebagai pelaku bisnis dalam memberi kemudahan untuk melakukan transaksi. Via.com Indonesia sebagai penyedia bisnis travel online bagi para agen travel tentunya memberikan kemudahan dalam bertransaksi secara aman. Apalagi para agen travel di Via.com Indonesia dapat melakukan pengecekan transaksi hanya dengan satu window saja atau yang dikenal Single Window. Selain itu, top-up deposit lebih mudah karena dapat dilakukan dengan online, transfer, kartu kredit semua bisa di lakukan hanya dengan satu portal Via Indonesia (id.via.com). Jangan lupa aktivasi akun Anda, untuk menggunakan kemudahan sistem tanpa harus takut deposit Mitra Via mengendap. Sukses berbisnis dengan transaksi mudah di Via.com Indonesia