Senin, 25 Juni 2018

Tren Wisata Halal Meningkat, Ini Dia 3 Kriteria Untuk Optimalkan Peluangnya!

0

Wisata Halal via Cheria Travel
Dua bulan lalu, tepatnya 11 April 2018, MasterCard Crescent Rating yang merupakan lembaga pemberi rating untuk wisata muslim dunia merilis hasil Global Muslim Travel Index (GMTI). Hasilnya, Malaysia kembali terpilih sebagai destinasi wisata halal nomor 1 di dunia. Dengan pencapaian ini, maka Negeri Jiran secara sukses mampu mempertahankan predikat tersebut selama 8 tahun berturut-turut. Sedangkan Indonesia, negara dengan jumlah warga muslim terbesar di dunia, bercokol di posisi ke-2 bersama Uni Emirat Arab. Peringkat Indonesia ini sendiri sejatinya mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2017 ibu pertiwi berada di posisi 3. Meskipun masih kalah dari negeri tetangga, pencapaian ini tentu saja menjadi kabar baik. Jika saja Pemerintah semakin serius dalam mengembangkan wisata halal ini, bukan tidak mungkin di waktu mendatang Indonesia bisa menjadi 'raja' wisata halal dunia dan mematahkan dominasi Malaysia.

Berbicara tentang wisata halal, konsep seperti ini seakan terus membuktikan jika memang prospeknya sangat positif bagi kemajuan pariwisata suatu negara, dan tak lupa para pelaku bisnis pariwisata tentunya. Studi terbaru GMTI, sebagaimana dikutip dari situs CNN Indonesia, memaparkan bahwasanya pasar wisata halal diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga 220 Milyar Dolar AS dengan jumlah wisatawan mencapai angka 158 juta orang di tahun 2020. Sebagai catatan, masih dikutip dari sumber yang sama, jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke destinasi wisata halal (salah satunya Indonesia) pada tahun 2017 menembus 131 juta wisatawan. Sejumlah faktor menjadi kunci dari terus berkembangnya wisata halal. Sebagaimana diungkapkan oleh situs Hipwee, faktor-faktor tersebut meliputi: Meningkatnya populasi warga muslim dunia (utamanya yang berusia muda atau disebut sebagai kaum Milenial) dan jumlah pendapatan yang semakin tinggi. Hal ini senada dengan hasil riset GMTI yang menyebut jika pertumbuhan populasi muslim, bertambahnya masyarakat kelas menengah, mudahnya akses informasi pariwisata, dan banyaknya fasilitas wisata ramah muslim menjadi pemicu laris manisnya pasar wisata halal di dunia, demikian dikutip dari CNN Indonesia.

Jika sudah seperti ini, kiranya sangat tepat untuk Anda para pegiat bisnis tour & travel mulai menyasar wisata halal untuk meraup keuntungan. Mayoritas warga Indonesia yang adalah muslim tentunya semakin membuat pasar ini kian menjanjikan. Meskipun perlu diingat, wisata halal bukanlah wisata segmented yang hanya dikhususkan untuk seorang muslim. Tentu saja, warga non-muslim tetap bisa jadi target Anda dalam memasarkan wisata halal ini.

Sama halnya seperti jenis-jenis wisata reguler, wisata halal pun memiliki sejumlah kriteria yang harus Anda perhatikan agar bisa berjalan lancar dan benar-benar memberikan keuntungan bagi bisnis travel Anda. Lalu, bagaimana kriteria wisata halal yang ideal tersebut? Berikut ini adalah kriteria wisata halal ideal menurut GMTI sebagaimana dikutip dari DetikTravel:

1) Destinasi

Wisata Halal via Video Blocks
Tentu saja destinasi menempati posisi ke-1 dari daftar kriteria wisata halal. Hal ini tidak hanya berlaku untuk wisata halal saja, namun juga wisata reguler. Destinasi adalah poin utama yang dilihat oleh para wisatawan ketika hendak melakukan perjalanan wisata. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk pintar-pintar memilah destinasi halal kepada konsumen. Dalam GMTI 2018, MasterCard Crescent Rating merilis daftar negara-negara terbaik untuk wisata halal. Negara-negara tersebut dikelompokkan ke dalam dua kategori, yakni negara yang merupakan anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan  negara non-OKI. Dengan total jumlah negara adalah 18, Malaysia, Indonesia, UAE, Turki, Arab Saudi (negara anggota OKI), serta Singapura, Thailand, juga Jepang (negara non-OKI) tentunya jadi pilihan destinasi yang potensial untuk mendatangkan keuntungan. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa kepopuleran negara-negara tersebut membuat persaingan diantara pebisnis travel menjadi ketat. Ada baiknya jika Anda juga mempertimbangkan untuk menawarkan negara-negara lainnya yang masuk kedalam daftar wisata halal terbaik versi GMTI ini semisal Oman, Maroko, Kuwait, Taiwan, Afrika Selatan, dan Australia. Toh, negara-negara tersebut juga punya pesona yang tidak kalah bagusnya disamping ramah terhadap muslim pastinya.

2) Fasilitas

Wisata Halal via Signetring
Fasilitas menjadi kriteria ke-2 bagi sebuah wisata halal menurut riset GMTI. Dalam hal ini, tentu saja terkait dengan segala bentuk sarana & prasarana untuk menunjang kegiatan para wisatawan, utamanya wisatawan muslim, yakni masjid, restoran yang bersertifikasi halal, dan tempat penginapan dengan konsep syariah. Ketika Anda membuka paket perjalanan wisata halal, pastikan konsumen Anda akan dengan mudah menemukan fasilitas-fasilitas tersebut di negara tujuan wisata. Pun jangan ketinggalan, fasilitas transportasi yang akan digunakan selama perjalanan wisata haruslah yang memadai, baik dari akses, kenyamanan, dan keamanannya.

3) Marketing & Awareness

Wisata Halal via Webstark Media
Itinerary sudah siap, pun demikian dengan promo tiket pesawat. Kini saatnya Anda untuk meyakinkan konsumen agar memilih Anda untuk 'mengantarkan' mereka ke tempat wisata halal yang diinginkan. Rilis penawaran Anda dengan memanfaatkan berbagai medium semisal sosial media. Ingat, tidak hanya soal paket wisata halal itu sendiri, namun ada kalanya Anda membuat konten-konten informatif yang membahas seluk-beluk mengenai wisata halal. Hal ini secara tidak langsung akan memperlihatkan bagaimana Anda punya pengetahuan yang baik mengenai wisata halal, sehingga konsumen akan semakin yakin dan percaya kepada bisnis Anda ketika mereka hendak melakukan perjalanan wisata halal.
Selain itu, tantangan yang kiranya harus Anda pecahkan adalah anggapan bahwasanya destinasi-destinasi wisata seperti Indonesia maupun negara-negara di Timur Tengah sudah pasti ramah terhadap wisatawan muslim, sehingga mereka cenderung mengabaikan konsep wisata halal itu sendiri. Tak salah memang. Toh sebagai negara dengan mayoritas penduduknya muslim, tak akan sulit untuk menemukan sarana & prasarana sebagaimana telah disebutkan di poin ke-2 diatas (re: Fasilitas). Akan tetapi, perlu diingat bahwasanya wisata halal punya semacam standarisasi. Nah, disinilah tugas Anda untuk menginformasikannya kepada konsumen. Caranya? Seperti yang sudah disebutkan diatas, jangan hanya mempromosikan paket wisata halal di sosial media, tetapi juga informasi mengenai standar wisata halal tersebut. Dengan begitu, konsumen akan bisa lebih memahami apa yang menjadi pembeda dari wisata halal dengan wisata reguler sehingga mereka tidak akan segan lagi untuk menikmati wisata dengan konsep ini.

via.com sebagai agen travel online menyediakan segala produk untuk menunjang kebutuhan travel, termasuk travelling atau berwisata halal. Tersedia berbagai tiket pesawat, kereta, dan kamar hotel untuk menunjang Anda maupun konsumen Anda selama berada di destinasi wisata. Dengan harga yang bersaing dan komisi yang berlimpah, dapatkan keuntungan dari bisnis wisata halal Anda.


Pesan Tiket Sekarang

Senin, 11 Juni 2018

Punya Pesona 'Aduhai', Dubai & Abu Dhabi Siap Manjakan Pelanggan Anda

0


Sumber: drtholidays.com
Dubai dan Abu Dhabi. Dua kota yang merupakan bagian dari negara Uni Emirat Arab ini seakan tiada hentinya membuat kita takjub. Dubai dan Abu Dhabi menawarkan sejuta pesona, seperti pesona kota metropolitan yang futuristik dengan deretan gedung-gedung tinggi (bahkan salah satunya, yakni Burj Khalifa yang berada di Dubai hingga saat ini masih memegang rekor sebagai gedung paling 'jangkung' di dunia), atau hamparan gurun pasir yang membuat kita seakan sedang berada di dalam dongeng 1001 malam. Namun, apakah hanya Burj Khalifa dan gurun pasir nan luas yang bisa dinikmati dari Dubai dan Abu Dhabi? Tentu tidak. Masih banyak lagi spot-spot wisata ikonis yang tidak kalah serunya. Nah, ini tentu saja bisa jadi peluang bagus untuk Anda menawarkan paket wisata Dubai dan Abu Dhabi ke pelanggan Anda. Selain pesonanya yang ciamik tersebut, letak geografis Uni Emirat Arab yang berada di jazirah Arab kiranya sesuai dengan momen libur lebaran yang sebentar lagi tiba, dalam artian disini banyak terdapat juga tempat-tempat wisata bertema islami. Lalu, tempat wisata di Dubai dan tempat wisata di Abu Dhabi apa saja yang bisa pelanggan Anda nikmati? Berikut informasinya.

1) Burj Khalifa

Sumber: thrillophilia.com
Ini dia landmark kota Dubai sang pemegang rekor bangunan tertinggi sejagat raya! Dengan tinggi mencapai 828 meter (153 lantai), Burj Khalifa yang pertama kali dibuka pada tahun 2010 ini merupakan gedung pencakar langit multifungsi dengan kategori mega tall. Di dalamnya,Anda akan menemukan kantor, hotel, apartemen, dan pusat perbelanjaan yakni Dubai Mall. Inilah tempat terbaik untuk menikmati panorama kota Dubai dan sekitarnya dari ketinggian. Burj Khalifa tentu saja jadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Dubai.

2) Dubai Mall

Image result for dubai mall
Sumber: lopesdias.com
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, di komplek Burj Khalifa ini juga terdapat pusat perbelanjaan. Adalah Dubai Mall yang terletak di lantai dasar. Dilengkapi oleh berbagai store dari brand terkenal dan restoran-restoran dengan bermacam pilihan menu, Dubai Mall memang jadi surga belanjanya warga kota Dubai dan wisatawan. Namun, bukan itu yang hendak kami highlight dari mal terbesar di dunia ini sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi (kalau untuk urusan mal, di Indonesia juga banyak), melainkan keberadaan sebuah aquarium besar (kabarnya menjadi yang terbesar ke-2 di dunia), yang berisikan biota laut nan cantik. Inilah yang kiranya jadi alasan mengapa Dubai Mall harus masuk dalam itinerary perjalanan wisata ke Dubai.

3) Palm Islands

Image result for palm islands
Sumber: pinterest.com.au
Palm Islands atau Palm Jumeirah merupakan sebuah pulau buatan berbentuk seperti pohon palem yang menakjubkan. Diatas pulau ini, Anda akan menemukan sejumlah fasilitas seperti taman hiburan, hotel, dan pusat perbelanjaan. Destinasi ini juga jadi salah satu destinasi ikonik dari kota Dubai, sehingga memasukkannya ke dalam itinerary paket wisata Anda layak untuk dilakukan demi menarik minat konsumen.

4) Dubai Creek

Image result for dubai creek
Sumber: thenational.ae
Dubai Creek merupakan kawasan kota lama di Dubai. Ada yang bilang, ke Dubai kurang lengkap kalau tidak mampir ke Dubai Creek ini. Disini, Anda akan dimanjakan oleh berbagai atraksi wisata seperti Museum Dubai, Al Fahidi Fort, Dubai Dolphinarium, hingga kereta gantung yang akan membawa anda menikmati keindahan Dubai Creek dari atas. Selain itu, Dubai Creek juga cocok sekali untuk wisatawan yang hendak berburu perhiasan emas karena memang kawasan ini terkenal sebagai pusat perdagangan emas. Anda bisa menemukannya di Gold Souk.

5) Masjid Jumeirah 

Related image
Sumber: pinterest.co.uk
Terletak di dekat Jumeirah Beach Road, Masjid Jumeirah juga merupakan salah satu landmark Kota Dubai. Dengan arsitektur khas Timur Tengah yang estetis, Masjid berkapasitas 1,200 jamaah ini sudah selayaknya masuk ke dalam itinerary paket perjalanan wisata Anda. Dijamin, pelanggan akan sangat suka dengan spot wisata yang satu ini, terlebih di momen-momen pasca lebaran.

6) Louvre Abu Dhabi

Image result for louvre abu dhabi
Sumber: thenational.ae
Mendengar nama "Louvre", langsung terbesit di pikiran kita tentang bangunan ikonik di kota Paris, Perancis yang merupakan museum seni terbesar di dunia tempat sejumlah karya seni legendaris dipamerkan, termasuk lukisan Monalisa karya Leonardo Da Vinci. Usut punya usut, ternyata museum sejenis juga terdapat di Uni Emirat Arab, tepatnya di ibukotanya yakni Abu Dhabi. Berkat kerjasama yang dilakukan antara pemerintah Perancis dan Pemerintah kota Abu Dhabi, berdirilah Louvre Abu Dhabi ini pada tahun 2017 lalu. Sama seperti saudaranya di Paris, Louvre Abu Dhabi juga difungsikan sebagai galeri seni. Bangunannya pun sangat artistik dan futuristik. Louvre Abu Dhabi jadi destinasi baru di Abu Dhabi yang juga wajib dijadikan itinerary paket wisata Anda.

7) Sheikh Zayed Grand Mosque

Image result for sheikh zayed mosque abu dhabi
Sumber: willpearson.co.uk
Berkapasitas sekitar 40,000 jamah, Masjid Sheikh Zayed yang berada di Abu Dhabi ini menjadi salah satu masjid terbesar di dunia. Demikian sebagaimana dilansir dari situs visitabudhabi.ae. Masjid yang sebagian besar materialnya terbuat dari marmer putih nan mewah ini memiliki 82 kubah dan berhiaskan lampu gantung yang dilapisi emas 24 karat. Berkunjung ke Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi ini tentu saja memberikan pengalaman yang menakjubkan. Jadi, jangan lupa untuk memasukkan Masjid ini ke dalam itinerary paket wisata yang hendak Anda tawarkan kepada pelanggan.

8) Le Boulanger Marina Cafe

Image result for marina cafe abu dhabi
Sumber: telegraph.co.uk
Terletak di tepi pantai, Le Boulanger Marina Cafe dijamin akan membuat momen bersantap menjadi sangat berkesan. Tersedia menu-menu khas internasional seperti pasta, salad, sandwich, hidangan khas Timur Tengah semisal Manakish dan masih banyak yang lainnya. Semua itu tentu saja memiliki cita rasa yang eksklusif. Pun, lokasi Marina Cafe yang berada di pinggir pantai tersebut menjadikan tempat ini instagramable.

9) Ferrari World Theme Park Abu Dhabi

Related image
Sumber: mylittleadventure.com
Salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan di Abu Dhabi. Ferrari World Abu Dhabi menawarkan arena bermain dengan konsep motorsport khas pabrikan mobil sport asal Italia tersebut. Anda bisa memacu adrenalin dengan menaiki wahana roller-coaster tercepat di dunia (mampu berakselerasi hingga 239 km/jam) bertajuk Formula Rossa. Ferrari World Dubai sendiri merupakan satu-satunya di dunia, sehingga sayang sekali jika Anda melewatkan waktu untuk berkunjung kesini, utamanya bagi Anda penggemar The Prancing Horse alias sang "Kuda Jingkrak".

10) Yas Island

Image result for yas island
Sumber: arabiannotes.com
Yas Island atau Pulau Yas merupakan sebuah pulau di wilayah Abu Dhabi. Di pulau ini, terdapat berbagai tempat wisata seperti waterpark, pusat perbelanjaan, theme park (Ferrari World & Warner Bros. World), juga sirkuit Formula 1 yang futuristik. Yas Island menawarkan hiburan tak terbatas yang akan membuat pelanggan Anda betah berlama-lama.

Itu dia tempat-tempat wisata di Dubai dan Abu Dhabi yang bisa Anda tawarkan kepada pelanggan. Bicara tentang paket wisata Dubai dan Abu Dhabi, saat ini via.com tengah mengadakan paket wisata Dubai-Abu Dhabi selama 5 hari. Bertajuk Dubai-Abu Dhabi Desert Safari Tour 5D, paket wisata ini menawarkan itinerary ke sejumlah tempat wisata ikonis di kedua kota tersebut, termasuk yang telah disebutkan diatas. Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup keuntungan, mumpung dalam suasana Hari Raya Idul Fitri kali ini. Segera tawarkan kepada konsumen Anda dan pesan paket wisatanya di id.via.com.





Klik Disini Untuk Pesan Paket Wisata

Senin, 04 Juni 2018

Ini Dia 7 Kiat Membuat Konsumen Kembali Pada Anda!

1

Image result for customer
Source: rrdonelley.co.uk

"Pelanggan adalah Raja". Ungkapan tersebut kiranya wajib untuk dijadikan pedoman oleh semua pelaku bisnis. Hal ini tentunya sangat beralasan, mengingat peran konsumen yang begitu krusial bagi kelangsungan 'hidup' sebuah bisnis. Ibarat kata, konsumen itu merupakan asupan makanan dari bisnis yang kita jalani. Tanpa konsumen, apalah arti bisnis kita?

Menarik minat konsumen untuk membeli atau menggunakan produk dan jasa Anda mungkin saja mudah (meskipun sebenarnya tidak juga), akan tetapi menjaga agar konsumen Anda loyal: Itu dia yang menjadi masalah sesungguhnya. Kalau begitu, maka sepertinya ada satu lagi ungkapan yang pas untuk Anda: "Mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan".

Bukan perkara mudah memang, untuk membuat konsumen Anda agar tetap setia pada produk maupun jasa yang Anda tawarkan kepada mereka. Banyak kasus dimana, sebuah bisnis acap kali menjadi berantakan gara-gara ditinggalkan oleh konsumennya. Berbagai faktor menjadi penyebabnya, seperti kurangnya inovasi terhadap produk atau jasa yang dimiliki, masuknya kompetitor baru, layanan yang kurang prima, dan jangan lupa juga, masalah harga dari produk atau jasa itu sendiri yang tidak bersaing. Nah, jangan sampai kejadian tak mengenakkan ini menimpa bisnis Anda, termasuk Anda yang berkecimpung di dunia bisnis tour & travel. Sudah berhasil merebut hati konsumen Anda, kini tugas Anda untuk  membuat mereka selalu kembali kepada Anda. Lalu, bagaimana kiat-kiatnya? Berikut informasinya untuk Anda, sebagaimana ditulis oleh Melinda Emerson dalam artikel berjudul "7 Ways to Keep Customers Coming Back to Your Small Business" yang dirilis oleh laman Huffington Post.

1) Buat Segalanya Jadi Memudahkan

Image result for customer
Sumber: renault.co.in
Dalam kaitannya memanfaatkan sebuah produk atau jasa, konsumen tentu saja menginginkan yang terbaik. Namun terkadang, ada saja kendala yang terjadi, atau mungkin ada sesuatu yang sedang mereka butuhkan. Jika sudah begini, maka tentu saja Anda harus selalu siap siaga. Berikan respon yang cepat. Sering-seringlah mengecek baik inbox di email maupun telepon Anda, setidaknya setiap jam. Jika kiranya Anda lebih sering berada di luar, maka hendaknya berikan juga customer nomor ponsel Anda sehingga Anda akan tetap bisa memberikan respon cepat dimanapun dan kapanpun ketika mereka sedang membutuhkan sesuatu. Dengan begitu, konsumen akan merasa dimudahkan oleh Anda dalam memenuhi kebutuhannya.

2) Buat Bisnis Anda Makin "Bernilai"

Image result for customer
Source: blueworx.com
Untuk hal ini, Anda bisa melakukan sejumlah strategi demi menarik minat konsumen Anda. Baik para calon konsumen, maupun konsumen Anda saat ini yang sepertinya sudah menunjukkan tanda-tanda akan pergi meninggalkan Anda. Rebut kembali atensi mereka dengan memberikan harga terbaik melalui promo-promo. Tingkatkan kualitas produk atau jasa yang Anda punya. Jangan lupa, berikan pelayanan yang baik di segala aspek. "Memberikan pelayanan terbaik tentu saja akan mendatangkan keuntungan bagi sebuah bisnis", tulis Melinda.

3) Jangan Lepas Komunikasi

Image result for customer
Source: forty8developments.co.uk
Layaknya hubungan percintaan, hubungan bisnis antara Anda dengan konsumen juga memerlukan suatu 'keharmonisan'. Jangan segan untuk menghubungi konsumen secara berkala, bisa setiap minggu atau setiap bulan. Istilahnya Anda harus menjemput bola, bukan menunggu bola datang. Hal ini akan secara otomatis membangun persepsi positif dari konsumen terhadap bisnis Anda. Bahkan lebih jauh, Melinda menyarankan agar hendaknya pembicaraan Anda dengan konsumen tidak melulu perihal bisnis. Anda bisa menanyakan hal-hal yang sifatnya lebih personal semisal rencana liburan, kabar keluarga dan lain-lain, sebatas itu semua masih dalam tahap yang wajar. Ingat, ini semua bukan hanya soal hubungan jual-beli. Lebih dari itu, ada juga konsep share and support yang harus Anda terapkan. Niscaya, konsumen akan senang dengan hal tersebut dan pasti akan kembali untuk bertransaksi dengan Anda.

4) Kuasai Bahasa Asing

Image result for english skill
Source: dvdasjobs.com
Dunia bisnis travel menjual produk dan jasa yang berhubungan dengan kegiatan traveling, mulai dari tiket pesawat, tiket kereta api, kamar hotel, hinga paket wisata. Pelanggan Anda pun tidak hanya datang dari dalam negeri. Ada kalanya para wisatawan asing menggunakan jasa Anda untuk memenuhi kebutuhan travelingnya, entah ketika memesan tiket pulang ke negaranya atau semisal memesan paket wisata ke suatu destinasi wisata di Indonesia. Nah, disinilah kemampuan bahasa asing Anda, utamanya Bahasa Inggris, menjadi suatu hal yang penting (tentunya jika Anda ingin bisnis travel Anda sukses dan bereputasi baik). Dengan memahami bahasa dan kultur mereka dengan baik, tentunya Anda akan dapat memberikan pelayanan secara maksimal sama halnya ketika Anda melayani konsumen domestik.

5) Akui Kesalahan

Image result for admit mistakes at work
Source: daddymindtricks.com
Kesalahan yang terjadi dalam menjalankan suatu bisnis pastinya ada, dan terkadang hal ini akan sedikit banyak memengaruhi hubungan Anda dengan konsumen. Namun begitu, ada baiknya hal ini tidak menjadi momok menakutkan bagi Anda. Justru, yang harus Anda pikirkan adalah bagaimana cara Anda mengatasi kesalahan-kesalahan tersebut dengan tenang, cepat, dan sempurna. Hal pertama yang tentunya harus Anda lakukan adalah mengakui kesalahan tersebut dan meminta maaf kepada konsumen Anda. Lantas, apakah hanya mengakui kesalahan dan meminta maaf sudah cukup? Tentu saja tidak. Yakinkan konsumen dengan memberikan aksi, seperti memberikan kompensasi berupa diskon dan sebagainya. Mungkin ini akan memerlukan sedikit pengorbanan, namun apalah artinya jika dibandingkan dengan perginya sang konsumen dari Anda?

6) Jadilah Pendengar yang Baik

Related image
Source: blog.qivos.com
Fakta unik lainnya yang diungkapkan oleh Melinda ialah perihal bagaimana objektif konsumen terhadap rekan bisnis mereka. Melalui penelitian kecil yang ia lakukan, ia menemukan bahwasanya konsumen suka dengan rekan bisnis yang sangat informatif dan detail dalam menjelaskan produk maupun jasa yang dimiliki, namun mereka lebih senang dan merasa dihargai ketika rekan bisnis mereka mau mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, baru setelahnya berdiskusi mengenai langkah selanjutnya. Cara ini tentunya bisa Anda terapkan dalam bisnis travel Anda agar konsumen merasa senang karena terakomodir kebutuhannya oleh Anda.

7) Catat Segala Hal Penting Dari Konsumen

Image result for customer
Source: butlerca.com.au
Menampung masukan dari pelanggan tentu saja jadi hal wajib yang musti Anda lakukan demi meningkatkan kualitas bisnis. Banyak cara yang bisa Anda lakukan, seperti menghubungi pelanggan Anda secara berkala sebagaimana yang telah dijelaskan diatas. Atau, bisa dengan cara menyebar kuesioner yang berisikan pertanyaan seputar produk dan servis Anda. Satu hal yang pasti, catat setiap detail masukan yang sudah diterima. Ini tentunya sangat berguna untuk mengetahui secara mendalam perihal apa yang kiranya perlu ditingkatkan lagi demi menghadirkan produk dan layanan yang lebih berkualitas untuk konsumen Anda.

Itu dia kiat-kiat untuk membuat konsumen Anda selalu kembali pada produk dan jasa dari bisnis Anda. Selain menerapkan cara-cara diatas, Anda pun dapat menghubungi kami, via.com, untuk mendapatkan berbagai informasi terkait seluk-beluk dunia bisnis travel. Tim kami siap membantu Anda untuk mewujudkan bisnis travel yang sukses dan menguntungkan. Hubungi kami di (021) 29 222 333 ext. 6 atau melalui email di id.training@via.com